Jakarta – PT Wijaya Karya Tbk dan PT Kereta Api indonesia (KAI) menyepakati optimalisasi aset lahan kerja sama gudang persediaan PT KAI seluas 20 hektare berikut bangunan cagar budaya (heritage) di atasnya untuk dialihfungsikan. Hal itu dilakukan agar memiliki nilai ekonomi baru dengan bentuk kerja sama bangun guna serah.

Gudang tersebut merupakan tempat penyimpanan dan pendistribusian komponen atau spare part kereta api, baik yang baru maupun bekas. Di mana sebagian besar lahannya masih belum dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Jika ditinjau dari segi arsitektur, gudang tersebut memiliki nilai historis yang tinggi karena tampilan muka yang sangat klasik dan khas gaya Belanda sesuai dengan masa pembangunannya.

Dari nilai ekonomis bangunan dan lokasi lahan kerja sama yang berada dekat pusat kota, sangat tepat untuk dioptimalkan sebagai ruang publik karena ditunjang oleh kemudahan akses transportasi, aktivitas ekonomi, dan bisnis yang prospektif di sekitarnya.

Karena itu, Wika melalui anak usahanya PT Wijaya Karya Realty (Wika Realty) akan membuat gudang itu menjadi Laswicity Heritage, sebagai destinasi ruang publik baru untuk beraktivitas dan berkreativitas di tatanan normal yang baru.

Sarana dan prasarana yang ada di destinasi baru ini akan disesuaikan dengan perilaku atau kebiasaan baru masyarakat. Dengan semangat bangkit dari dampak pandemi, destinasi baru ini akan menciptakan ruang bisnis baru yang menjanjikan bagi pengusaha lokal serta menjadi ruang wisata baru bagi keluarga dan berbagai komunitas.

Direktur Operasional II Wika Realty, Eri Prananto, mengungkapkan, Laswicity Heritage ini diproyeksikan dapat mulai beroperasi pada medio 2021. Dengan pengawalan protokol kesehatan, setelah program pemerintah untuk vaksinasi COVID-19 pada awal 2021 berjalan sukses.

“Laswicity Heritage merupakan optimalisasi kawasan bangunan-bangunan cagar budaya menjadi sarana komersial dan ruang publik baru di kota Bandung yang unik dengan nilai utilitas yang setara dengan nilai historisnya,” ujar Eri dikutip dari keterangannya, Jumat 28 Agustus 2020.

Lapangan pekerjaan dan situs usaha baru, menurut Eri, akan tercipta di tempat ini. Aktivitas komunitas-komunitas dan pegiat-pegiat ekonomi kreatif akan tumbuh dan terfasilitasi dengan baik.

Upaya itu, dia optimistis, pada akhirnya akan menjadi stimulus pemulihan perekonomian daerah dari dampak pandemi. Bagi Bandung khususnya dan kota sekitarnya.

“Laswicity Heritage merupakan cikal bakal dari rencana besar pengembangan Laswicity sebagai new icon kota Bandung dan destinasi baru untuk kawasan residensial dan komersial terbaik,” ungkapnya.

Dia menjabarkan, Laswicity Heritage akan membuat zonasi ruang sesuai dengan kategori dan kebutuhan masyarakat. Seperti area food and beverageslifestyleentertainment, dan pusat olahraga.

Tempat ini menyediakan area amphitheater (panggung terbuka) sebagai ajang untuk mengapresiasi beragam kegiatan seni yang memiliki daya tarik tersendiri. Beragam aktivitas akan terintegrasi dengan baik di sini, terlebih bagi para pekerja, pebisnis, dan komunitas.

“Tempat ini diharapkan pula dapat menjadi penghubung (hub) yang menciptakan dampak berganda bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya,” tuturnya.

Untuk mengakomodasi kebutuhan operasional destinasi baru ini dengan baik, Wika Realty mempercayakan PT Fasen Creative Quality sebagai mitra pengelola. Khususnya, untuk mengajak dan membuka kolaborasi kepada pebisnis lokal di Bandung.